Gresik – Sekolah Tinggi Agama Islam AL Azhar Menganti secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan mengusung tema “Eco-Religius Village: Green, Smart, and Spiritual Community”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.
Program KKN tahun ini mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kepedulian terhadap lingkungan dan pengembangan masyarakat berbasis teknologi serta spiritualitas. Melalui konsep Eco-Religius Village, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang tidak hanya berdampak pada aspek sosial dan ekonomi, tetapi juga memperkuat karakter religius masyarakat.
Rektor Sekolah Tinggi Agama Islam AL Azhar Menganti dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKN merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. “Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang membawa solusi, membangun kesadaran lingkungan, serta memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan menjalankan berbagai program, di antaranya:
- Edukasi dan gerakan peduli lingkungan seperti pengelolaan sampah dan penghijauan.
- Program literasi digital dan penguatan UMKM berbasis teknologi.
- Kegiatan keagamaan seperti pembinaan TPA, kajian rutin, dan penguatan akhlak generasi muda.
- Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan berbasis potensi lokal.
Kecamatan Wringinanom dipilih sebagai lokasi KKN karena memiliki potensi besar dalam pengembangan desa berbasis lingkungan dan religiusitas masyarakat yang kuat. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan model desa yang hijau, cerdas, dan spiritual.
Melalui KKN ini, Sekolah Tinggi Agama Islam AL Azhar Menganti menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan integritas moral yang tinggi.
Kegiatan KKN ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa pekan ke depan, dengan harapan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Wringinanom, Kabupaten Gresik.


